Bedug Masjid

BEDUG MASJID

Bedug merupakan jenis alat tabuh yang sering kita jumpai di masjid maupun di musholla, alat ini dibuat dari bahan kayu dan kulit sapi pilihan, bedug dibuat dari zaman walisongo dalam penyebaran agama islam di pulau jawa dan sampai sekarang masih eksis.  Alat ini ditabuh sebagai tanda masuknya waktu sholat,dan biasanya dibunyikan sebelum kumandang adzan.

Sejarah Bedug

Bedug terbuat dari sepotong batang kayu besar atau pohon enau sepanjang kira-kira satu meter atau lebih. Bagian tengah batang dilubangi sehingga berbentuk tabung besar. Ujung batang yang berukuran lebih besar ditutup dengan kulit binatang yang berfungsi sebagai membran atau selaput gendang. Bila ditabuh, bedug menimbulkan suara berat, bernada khas, rendah, tetapi dapat terdengar sampai jarak yang cukup jauh.Bedug sebenarnya berasal dari india dan cina. Berdasarkan legenda Cheng Ho dari Cina, ketika Laksamana ceng ho datang ke semarang mereka disambut baik oleh Raja Jawa pada masa itu. Kemudian, ketika Cheng Ho hendak pergi, dan hendak memberikan hadiah, raja dari Semarang mengatakan bahwa dirinya hanya ingin mendengarkan suara bedug dari masjid. Sejak itulah, bedug kemudian menjadi bagian dari masjid, seperti di negara cina,korea  dan jepang yang memposisikan bedug di kuil-kuil sebagai alat komunikasi ritual keagamaan. Saat Orba berkuasa bedug pernah dikeluarkan dari surau dan mesjid karena mengandung unsur-unsur non-Islam. Bedug digantikan oleh pengeras suara. Hal itu dilakukan oleh kaum Islam modernis, namun warga NU ( NAHDLATUL ULAMA) melakukan perlawanan sehingga sampai sekarang dapat terlihat masih banyak masjid yang mempertahankan bedug.

bedug masjid agung, masjid jam'i, musholla

MENERIMA PESANAN UKURAN (DIAMETER × PANJANG)

Diameter 50 cm, panjang 70 cm, stand/dudukan: Silang            = Rp. 4.000.000,- 

Diameter 60 cm, panjang 90 cm, stand/dudukan: Silang            = Rp. 5.000.000,- 

Diameter 70 cm, panjang 110 cm, stand/dudukan: Silang          = Rp. 6.000.000,- 

Diameter 80 cm, panjang 120 cm, stand/dudukan: Meja            = Rp. 8.500.000,- 

Diameter 90 cm, panjang 140 cm, stand/dudukan: Meja            = Rp. 10.500.000,- 

Diameter 100 cm, panjang 160 cm, stand/dudukan: Meja          = Rp. 13.500.000,- 

Diameter 110 cm, panjang 170 cm, stand/dudukan: Meja          = Rp. 17.500.000,- 

Diameter 120 cm, panjang 180 cm, stand/dudukan: Meja          = Rp. 21.500.000,-

Diameter 130 cm, panjang 190 cm, stand/dudukan: Meja          = Rp. 24.500.000,-

Diameter 140 cm, panjang 210 cm, stand/dudukan: Meja          = Rp. 27.500.000,- 

Diameter 150 cm, panjang 225 cm, stand/dudukan: Meja          = Rp. 33.500.000,-

   BAHAN BAKU:  

·  Body Bedug             : Kayu Trembesi

·  Sisi kanan-kiri         : Kulit Sapi Pilihan

·  Lapisan Dasar         : Lapisan anti serangga/rayap

·  Lapisan Body           : Polistur/cat pilihan/ oker warna (tergantung pesanan)

·  Lapisan Standar      : Polistur/cat pilihan/ oker Warna (tergantung pesanan)  

  • Sedia bedug dengan model dudukan ” kaki tapak dara ” (GANTUNG KAKI 2)
  • perakitan bedug memerlukan waktu 2 minggu /1 bulan/ lebih tergantung ukuran, banyaknya pesanan dan ketersediaan bahan baku.  
  • pemesanan bedug DP 50% sisa uang muka di bayarkan ketika bedug di jemput dari tempat produksi
  • Harga berlaku di tempat/ belum termasuk ongkos kirim.

Untuk pemesanan silakan hubungi kami

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *